Inilah Jajaran Smartphone Huawei yang Siap Mencicipi EMUI 11

Inilah Jajaran Smartphone Huawei yang Siap Mencicipi EMUI 11

Huawei mengumumkan peluncuran dari platform EMUI terbaru, EMUI 11, bagi 14 smartphone flagship Huawei. Secara resmi diluncurkan saat Global Launch Event pada 22 Oktober 2020, EMUI 11 menghadirkan rangkaian dari fitur software terbaru, penyempurnaan dalam privasi dan keamanan, serta pengalaman yang lebih lancar.

Jajaran smartphone Huawei yang bakal mencicipi EMUI 11 adalah Huawei P40, P40 Pro, P40 Pro+, Mate 30, Mate 30 Pro, Mate 30 Pro 5G, Mate Xs, nova 7, P30, P30 Pro, Mate 20, Mate 20 Pro, PORSCHE DESIGN Mate 20 RS, Mate 20 X, Mate 20 X (5G), nova 5T, MatePad Pro, MatePad Pro 5G, dan MediaPad M6.

Peluncuran akan diadakan dalam dua fase. Fase pertama bagi perangkat flagship P40, P40 Pro, P40 Pro+, Mate 30, Mate 30 Pro dan Mate 30 Pro 5G, pengguna akan menerima update pada Desember 2020. Seluruh perangkat lainnya akan menerima update pada Maret 2021. Update ini akan didistribusikan secara Over-The-Air (OTA).

Dari perspektif desain, EMUI 11 menawarkan pengalaman generasi terbaru dari Always-On Display (AOD) dengan tambahan gaya seni modern terbaru. Terdiri dari warna merah, kuning dan biru, AOD terbaru menggunakan garis sederhana untuk memberikan tampilan yang mencuri perhatian.

Palet warna dapat dipersonalisasi, selain warna-warna primer, pengguna juga dapat mengatur AOD mereka dengan pilihan spektrum warna yang beragam. Selain itu, pengguna juga dapat menggunakan teknologi colour extraction yang dirancang dalam fitur dengan mengambil sampel foto dari pakaian, dompet, sepatu atau aksesoris lain.

Mengintegrasikan visual yang menarik dengan interaksi intuitif tidak hanya membutuhkan keahlian dari seniman, namun juga riset mendalam mengenai cara manusia mengelola informasi. Hal ini dikenal dengan istilah human factors research.

Baca:  Metode Terbaik untuk Menghadapi Pemain Game yang Toxic

EMUI 11 memperkenalkan Long-take Animations, terinspirasi dari teknik dalam bidang sinematografi. Animasi ini mengembangkan konten yang dibagikan atau kedua area di antara interface untuk memproduksi transisi yang lembut dari satu ke yang lain.

Hal ini juga memastikan fokus pengguna dan memungkinkan mereka untuk tetap memperhatikan bagian paling penting dan aktif dari layar, sekaligus meningkatkan kelancaran visual dan memberikan dorongan substansial untuk efisiensi pengenalan visual.